Lhokseumawe, BAP--Pekan lalu Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos, M.Si, didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Fauzi, S.Pd, M.Pd, Sekretaris Dinas, Sri Aryati, S.Pd, M.Pd, serta Kepala Bidang Kebudayaan, Abdul Fathah, S.Ag, secara resmi membuka Pameran Temporer Koleksi Museum Kota Lhokseumawe.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Museum Kota Lhokseumawe dengan mengusung tema “Menghidupkan Sejarah dan Melestarikan Budaya Lokal”.
Rangkaian perayaan berlangsung selama tiga hari, 29–31 Oktober 2026, bertempat di Museum Kota Lhokseumawe.
Pameran Temporer menampilkan berbagai koleksi museum, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Festival Seni dan Budaya yang menghadirkan berbagai perlombaan dan pertunjukan seni tradisional maupun modern.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan pameran temporer koleksi museum, dilanjutkan pembukaan Festival Seni dan Budaya serta penampilan talenta.
Selanjutnya, pada Jumat 30/10/2026, diselenggarakan berbagai perlombaan seni dan budaya, meliputi Lomba Hikayat, Lomba Rapai, Lomba Canang, serta penampilan talenta.
Sementara itu, pada Sabtu 31/10/2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Baca Puisi dan Lomba Vokal Solo, yang kemudian ditutup dengan penutupan Festival Seni dan Budaya serta pembagian hadiah kepada para pemenang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Museum Kota Lhokseumawe semakin dikenal sebagai ruang edukasi, pelestarian sejarah, dan pengembangan kebudayaan daerah, ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, serta melestarikan warisan budaya lokal.
"Museum juga menjadi sumber edukasi nonformal yang mendekatkan generasi muda pada artefak, adat istiadat, dan nilai-nilai leluhur" paparnya.
ADV