-->

Demi Kenyamanan Warga, Sekda Aceh Minta Huntara dan Stok Logistik Cepat Terselesaikan

Redaksi author photo


BANDA ACEH – Pelaksanaan Pasar Murah serentak yang diinstruksikan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), resmi berakhir pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak 14 Februari tersebut dinilai sukses besar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di 23 kabupaten/kota di seluruh Aceh.


Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, antusiasme warga sangat luar biasa. Hingga hari kedua saja, realisasi subsidi yang disalurkan pemerintah sudah menembus angka Rp 2,3 miliar.


Hal ini membuktikan bahwa kehadiran negara melalui pasar murah sangat dinantikan oleh masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.


Suara Langsung dari Masyarakat


Antusiasme warga di lapangan terpantau sangat tinggi. Berbagai testimoni positif datang dari ibu-ibu yang rela mengantre demi mendapatkan komoditas dengan harga terjangkau.


“Alhamdulillah sangat membantu masyarakat, apalagi harganya murah-murah jika dibandingkan dengan harga di warung,” ujar salah seorang ibu dengan wajah sumringah setelah mendapatkan paket sembako.


Apresiasi juga datang dari wilayah pesisir barat dan kepulauan.


“Terima kasih kami dari Aceh Barat atas bantuan provinsi melalui Pasar Murah. Kalau bisa ada lagi Pasar Murah digelar di bulan Ramadhan,” ungkap warga lainnya.


Senada dengan itu, seorang warga dari kepulauan juga menyampaikan rasa syukurnya,


“Terima kasih Bapak Gubernur Aceh yang sudah menggelar Pasar Murah di Simeulue.”


Meski disambut gembira, warga juga memberikan masukan agar kuota paket ditambah di masa mendatang karena tingginya kebutuhan.


“Programnya sudah bagus. Akan tetapi paketnya kurang. Soalnya masih banyak warga yang masih mengantre. Kami dari warga Aceh Tengah memohon agar kuotanya ditambah,” tutur seorang ibu di lokasi kegiatan.


Apresiasi Sinergi Daerah


Menanggapi kesuksesan ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, T. Adi Darma, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota di 23 wilayah yang telah bekerja keras menyukseskan agenda ini.


“Kesuksesan Pasar Murah serentak di 69 titik ini tidak terlepas dari dukungan penuh dan kerja sama yang solid dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Kami mengucapkan terima kasih kepada para Bupati, Walikota, serta dinas terkait di daerah yang telah memfasilitasi tempat dan pengamanan, sehingga penyaluran subsidi tepat sasaran dan berjalan tertib,” ujar T. Adi Darma.


Ia menambahkan sinergi antara Provinsi dan Daerah ini adalah kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan warga Aceh. Dengan berakhirnya program ini pada 16 Februari, masyarakat Aceh kini dapat menyambut ibadah puasa yang dimulai pada 18 atau 19 Februari dengan lebih tenang dan penuh khidmat.Adv


 

Share:
Komentar

Berita Terkini