-->

Hampir 70 Persen Huntara Terisi, Sekda Sebut Pengungsi Mulai Menempati

Redaksi author photo


 Hampir 70 persen dari 914 hunian sementara (huntara) untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, sudah terisi oleh pengungsi per hari ini, Sabtu (21/2/2026).


Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Bener Meriah, Riswandika Putra menyebut saat ini terdapat 914 huntara yang tersebar di 35 lokasi di Bener Meriah.


“Hari ini dari 914 huntara yang kami bangun, ini sudah hampir 70 persen diisi oleh pengungsi,” kata Riswandika kepada Antara, Sabtu.


Ia menargetkan seluruh pengungsi di daerah itu sudah menempati huntara pada pekan ini.


Oleh sebab itu, pihaknya mendorong vendor mempercepat persiapan.


“Harapannya memang dalam Minggu ini seluruh pengungsi wajib masuk huntara. Kami terus mendorong vendor untuk lebih cepat menyiapkan huntara,” imbuhnya.


Menurutnya, huntara di Bener Meriah ada dua jenis, yakni bangunan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu).


Sebelumnya, Pemkab Bener Meriah menyerahkan total sebanyak 226 unit huntara kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah yang cukup parah.


Melalui sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan BNPB, para penghuni huntara tidak hanya mendapatkan bangunan fisik, tetapi juga paket bantuan untuk mendukung kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.


Bantuan itu meliputi jaminan hidup sebesar Rp15.000/hari per orang selama tiga bulan.


Lalu stimulan pemberdayaan ekonomi yakni bantuan senilai Rp5.000.000 per kepala keluarga (KK).


Kemudian bantuan pangan yakni beras 10 kg/KK setiap bulan. Juga isian huntara berupa dana Rp3.000.000/KK untuk pemenuhan peralatan rumah tangga. Serta perlengkapan dasar meliputi kompor, matras, dan selimut dari BNPB. Adv

Share:
Komentar

Berita Terkini