-->

Jelang Ramadhan, Wagub Aceh Minta Percepatan Penyaluran Bantuan dan Huntap untuk Korban Bencana

Redaksi author photo

 


Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), mengungkapkan sampai saat ini masih ada 17.000 kepala keluarga (KK) atau 69.000 jiwa korban bencana tinggal di tenda pengungsian. Dek Fadh mengharapkan, proses pengerjaan huntara dan huntap bisa dipercepat agar masyarakat dapat tinggal di tempat yang lebih layak, mengingat hampir memasuki bulan suci Ramadhan. Hal tersebut dipaparkan oleh Dek Fadh di hadapan para pimpinan MPR RI dan juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2/2026). “Ada satu kabupaten di Aceh, yaitu di Bireuen, mereka tidak menerima huntara. Mereka meminta huntap. Tapi, saat ini untuk huntapnya baru dibangun tiga unit,” kata Dek Fadh.


Dek Fadh menjelaskan, secara aturan mereka (korban) memang boleh memilih antara huntara dan dana tunggu hunian (DTH). Namun, khusus di Bireuen, DTH sudah diberikan, tetapi pembangunan huntap baru tiga unit.


“Kemarin kami dihubungi oleh Pak Kepala BNPB langsung, data berapa pun yang ada silakan ajukan, tidak mesti data sempurna semuanya supaya bisa dibangun terus bertahap agar masyarakat kita bisa segera menempati huntapnya,” ujarnya. Bantuan Dana Selain itu, Dek Fadh juga menyampaikan permohonannya menyangkut dana bantuan jaminan hidup sebesar Rp 450.000 per kepala dan bantuan dana perabotan Rp 3 juta serta dana pemulihan ekonomi Rp 5 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) dapat segera disalurkan. “Ini harapan kami agar secepat mungkin diberikan, kalau bisa kami memohon diberikan ini sebelum Ramadhan, supaya ada pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh ini,” tuturnya.


Di sisi lain, Dek Fadh mengaku, hasil laporan dari Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, Presiden telah menyetujui bantuan sapi untuk Aceh sebanyak 1.455 ekor. “Kami di Aceh punya tradisi menjelang Ramadhan, ada namanya hari meugang, hari meugang ini sangat sakral bagi orang Aceh, harapan kami kepada Bapak Ketua MPR RI dan Pak Kasatgas, ini bisa untuk mempercepat dengan kedatangan Bapak Ibu semua ke sini,” tuturnya. Adv

Share:
Komentar

Berita Terkini