PIDIE JAYA - Upaya percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aceh terus diperkuat melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (6/3/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan hunian sementara serta penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa waktu terakhir.
Setibanya di Pidie Jaya, rombongan langsung meninjau kawasan hunian sementara (huntara) yang berada di sekitar kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Di lokasi tersebut, para pejabat pemerintah melihat secara langsung kondisi tempat tinggal sementara yang kini dihuni warga terdampak bencana.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Selain melihat kondisi hunian, rombongan juga berdialog dengan warga untuk mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi selama masa pemulihan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh bersama para menteri turut didampingi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya yang memaparkan perkembangan penanganan bencana di daerah tersebut.
Setelah meninjau huntara, rombongan melanjutkan agenda dengan melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima yang terletak di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu.
Kehadiran para pejabat pemerintah pusat bersama Wakil Gubernur Aceh tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati masjid untuk menunaikan ibadah sekaligus bersilaturahmi dengan rombongan pemerintah.
Suasana kebersamaan terlihat hangat ketika warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kondisi mereka pascabencana.
Usai pelaksanaan Shalat Jumat, rombongan melanjutkan agenda menuju Gedung MTQ Pidie Jaya untuk menghadiri kegiatan penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Bantuan itu meliputi santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, bantuan bagi korban luka berat, serta jaminan hidup bagi puluhan ribu masyarakat yang terdampak bencana.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan hunian sementara bagi ribuan kepala keluarga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan sekaligus mempercepat proses penanganan dampak bencana di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Aceh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana.
Menurutnya, kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Usai rangkaian kegiatan di Pidie Jaya, Wakil Gubernur Aceh kembali mendampingi Menteri Dalam Negeri menuju Banda Aceh untuk menghadiri agenda lanjutan yang berlangsung di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Aceh Ramadhan Festival 2026 yang digelar Pemerintah Aceh selama bulan suci Ramadhan.
Dalam kegiatan itu, Menteri Dalam Negeri dijadwalkan menutup secara resmi Aceh Ramadhan Festival 2026 yang dirangkaikan dengan Khanduri Ramadhan serta peringatan malam Nuzulul Qur’an bersama masyarakat.
Kehadiran Wakil Gubernur Aceh dalam rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, baik dalam penanganan bencana maupun dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat Aceh.Adv
